mungkin sebenarnya kita masih berharap ada pintu yang mempertemukan kita secara tanpa perundingan, tapi sayangnya hal itu sangat kecil terjadi.
Selama ini aku pun melangkah sama seperti mu, dirimu yg sedang mencoba berlari dr masalalu, masalalu saat bersama aku, aku yg dulu pernah kau berikan segenap rasa yg tulus. Dan akupun terlalu pengecut, untuk berlari mengejarmu, menggapaimu, menarikmu kembali, sayangnya itu hanya angan' aku saja, dan tak pernah aku asah, karna aku rasa, itu tak mungkin.
Baiklah disana, do'a ku ada disetiap langkah yang kau pijakkan. Karna, aku takkan menyusulmu, jalurku denganmu sudah berbeda, jangan menungguku, aku takkan datang untuk menjemputmu.








0 komentar:
Posting Komentar